TGB Bersama Pimpinan Pondok Pesantren Darularafah Raya Pernyataan Dukungan Terhadap Ganjar-Mahfud: Okezone News

Uncategorized83 Dilihat

MEDAN – Pimpinan Pondok Pesantren Darularafah Raya KH Indra Porkas Lubis menyatakan dukungannya terhadap pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 03, Ganjar Pranowo– Mahfud MD untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2024 KH Indra Porkas Lubis juga resmi bergabung dalam tim pemenangan Ganjar-Mahfud.





   

Pernyataan itu disampaikan di hadapan Wakil Ketua Koordinator Tim Pemenangan Daerah Ganjar-Mahfud Dr. Tuan Bajang (TGB) Zainul Majdi yang berkunjung untuk menyampaikan kajian Siyasah Fiqih dan juga pidato kebangsaan kepada santri di salah satu pesantren pada Rabu (24/1/2024).

KH Indra Porkas Lubis mengatakan, dirinya memutuskan mendukung duo Ganjar-Mahfud karena yakin Ganjar Pranowo dan Mahfud MD adalah representasi pesantren yang sesungguhnya.

Ganjar merupakan tokoh yang berasal dari keluarga pesantren karena istrinya Siti Atikoh merupakan putri salah satu pimpinan pesantren besar di Jawa Tengah. Sedangkan Mahfud menjadi satu-satunya sosok santri di antara calon presiden dan wakil presiden yang bersaing di Pilpres 2024.

“Yang berkaitan dengan pesantren hanya nomor 03. Apapun itu, siapapun, apapun agamanya, tapi kalau kaitannya dengan pesantren hanya Ganjar-Mahfud,” ujarnya. Indera.

Indra mengatakan ada beberapa pihak yang berpendapat pasangan Ganjar-Mahfud tidak mungkin menang. Namun, persoalan menang atau kalah bukanlah hal utama baginya.

“Kalau kalah ya menang. Saya bertekad menang Ganjar-Mahfud. Orang bilang pesantren harus ke pasangan lain, tapi saya bilang tidak. Hari ini berbeda. Ada satu keyakinan bahwa hal-hal baik bisa terjadi.” , ”pungkasnya.

Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

Baca Juga  Jadwal imsak dan waktu sholat bulan Oktober 2023 Jakarta dan sekitarnya

Demi kemenangan Ganjar-Mahfud, KH Indra akan berdoa bersama 11 hari sebelum pemungutan suara. Doa berjamaah ini akan menjadi puncak dari kegiatan doa bersama yang telah berlangsung di pondok pesantren selama 4 bulan terakhir.

“Ada ribuan siswa yang setiap hari bangun pukul 03.00 untuk salat malam. dia berkata.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *