Tawuran antar ratusan remaja di Narogong, Bekasi, luka parah: Okezone Megapolitan

Uncategorized29 Dilihat

BEKASIPertarungan Geng pecah di Jalan Raya Narogong, Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. Perkelahian yang melibatkan ratusan anggota dari masing-masing geng mengakibatkan satu orang terluka parah.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Muhammad Firdaus mengatakan, kejadian itu terjadi pada 9 Maret 2024, beberapa hari lalu. Pertempuran itu menjadi viral di jejaring sosial. Dalam rekaman video amatir tersebut, terlihat ratusan remaja membawa senjata berukuran besar.

BACA JUGA:

Pertarungan geng berakhir dengan kematian, Kapolres Jakarta Timur: Tidak ada korban, keduanya pelaku!

Kelompok yang terlibat tawuran itu atas nama Geng Setu Bersatu yang tergabung dalam geng KP2G melawan Geng Semua Orang Timur.

Diperkirakan setiap kelompok berjumlah 100 orang, artinya ada kurang lebih 200 orang di TKP, kata Firdaus kepada wartawan, Jumat (15/3/2024).

Firdaus mengatakan, tawuran terjadi saat kelompok tersebut saling berjanji melalui media sosial. Dalam komunikasi tersebut, mereka akan menentukan lokasi mana yang akan dijadikan pertempuran.

BACA JUGA:

“Mereka menunjukkan kekuatan, keberanian, hingga terkenal,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, salah satu tawuran komplotan Timur Everyone, YTS, harus mengalami luka serius di bagian punggung. Saat itu, YTS langsung dibawa ke rumah sakit dan mendapat perawatan medis dengan 15 jahitan.

“Korban dari kelompok TE mengalami luka berat sehingga dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” jelas Firdaus.

Usai kejadian tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan. Akibatnya, polisi menangkap sembilan remaja S, MDA (19), MVW (20), RF (17), ME (20), DAF (25), LR (19), FKD (22) dan D, yang merupakan tersangka. diduga terpasang.




Ikuti berita Okezone berita Google

Baca Juga  Inilah penyebab kecelakaan beruntun di jalur Puncak Bogor: Okezone Megapolitan

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

“Kami juga mengamankan barang bukti tiga buah tombak (senjata tajam) sejenis sabit yang digunakan pelaku S untuk melukai korban,” jelasnya.

Kesembilan tersangka tersebut dijerat dengan Pasal 170 pasal penganiayaan biasa yang mengakibatkan luka berat terhadap tubuh korban dan atau Pasal 169 KUHP mengenai persekongkolan jahat untuk melakukan tindak pidana.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *