Sosok Ganjar di Mata Warga Gunungkidulu: Seperti Kuthoku Jogja, Pak Ganjar Istimewa: National Okezone

Uncategorized121 Dilihat

JAKARTA – Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengunjungi objek wisata Gua Ngingrong Desa Mulo Gunungkidul pada Senin (22/1/2024) malam. Warga antusias menyambut kedatangan calon presiden yang dikenal sebagai tokoh populer itu.

Sejak sore hari, warga sudah berbondong-bondong mendatangi objek wisata Gua Ningrong. Meski hujan deras disertai angin mulai terjadi, sekitar ribuan warga masih belum beranjak dari tempatnya. Mereka rela menunggu lama hingga Ganjar tiba sekitar pukul 19.00 malam.




“Alhamdulillah Pak Ganjar sudah datang. Ayo sambut Pak Ganjar dengan lagu Jogja Istimewa,” teriak warga.

Warga tampak sangat antusias menghampiri calon presiden dukungan Perindo itu untuk berjabat tangan. Mereka juga menyanyikan lagu Ndar Boy yang berjudul “Jogja Istimewa”. Momen unik terjadi saat warga mengganti lirik dengan menyebut nama Ganjara.

“Kowe siji-sijine, bangga kowe. Gelem nompo opo anane, kowe kuthoku ra hilang. Kowe ojo Sumelang, kowe kuthoku ra hilang. Sama seperti koyo kuthoku Jogja, Pak Ganjar istimewa,” teriak warga serempak.

Istimewa Jogja tidak lepas dari campur tangan Ganjara. Nama Ganjar sangat dekat dengan masyarakat Jogja karena berperan besar dalam penerapan UU Istimewa Jogjakarta.

Saat Ganjar menjadi anggota DLR, ia menjabat sebagai Ketua Pansus RUU Daerah Khusus Jogjakarta. Dan di tangannyalah akhirnya disahkan UU Keistimewaan Jogja yang sudah lama digantung dan menjadi kontroversi.

Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

“Pak Ganjar terima kasih pak. Jogja itu tentang anda. Rambut putih pilihan saya,” teriak Yudaltinah, warga Gunungkidulu.

Baca Juga  Calon Legislatif Perindo Abdul Khaliq gelar bazar sembako murah di pasar Cimaung: Okezone News

Yudaltinah mengatakan mayoritas warga Jogja menginginkan Ganjar menjadi presiden. Sebab, warga menganggap Ganjar satu-satunya orang yang sangat peduli terhadap rakyat.

“Kami warga Jogja dukung 100 persen. Kalau punya 1.000 persen, kami akan berikan segalanya,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Ganjar mengaku punya ikatan khusus dengan Jogja. Selain tumbuh besar dan bersekolah di Kota Pendidikan, Ganjar juga turut serta lahirnya UU Keistimewaan Jogjakarta.

“Saya benar-benar terlibat, bahkan saya berperan sebagai bidan dalam lahirnya UU Keistimewaan Jogjakarta. Jadi masyarakat Jogja juga harus berjuang menjaga keistimewaan tersebut dengan bergotong royong membangun Jogja,” ujarnya.

Jogja, kata Ganjar, kini semakin maju. Tidak hanya di perkotaan, kawasan pinggiran kota dan pedesaan juga berkembang pesat.

“Seperti Gunungkidul, masyarakat mengenalnya dengan sebutan kota gaplek, tiwul. Namun kini sudah menjadi kota wisata yang banyak dikunjungi wisatawan dari dalam dan luar negeri. Dan malam ini kita berada di desa wisata dengan Goa Ngingrong yang keindahannya sudah diakui dunia, ” dia berkata.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *