Puing-puing rudal Rusia menghantam Kyiv, 10 orang terluka: Okezone News

Uncategorized31 Dilihat

KIV – Puing dari Serangan rudal Rusia menghancurkan sebagian bangunan tiga lantai di pusat kota Kiev pada Senin (25 Maret 2024) pagi dan melukai sedikitnya 10 orang di seluruh kota.

Menteri Luar Negeri Dmytro Kuleba mengatakan anak-anak sekolah harus lari mencari perlindungan saat penyerangan terjadi.

Sisi bangunan yang menjadi tempat gimnasium akademi seni dan ruang pameran menjadi puing-puing di area yang dipenuhi blok apartemen bertingkat tinggi.

Angkatan udara mengatakan pihaknya menembak jatuh dua rudal balistik yang ditembakkan dari semenanjung Krimea yang diduduki lebih dari 500 km (310 mil) jauhnya.

Rekaman CCTV yang diperoleh Reuters menunjukkan gelombang kejut meledakkan jendela dan menjungkirbalikkan rak-rak di kafe, hampir menghancurkan seorang barista yang bekerja di sana.

Wanita tersebut, Maria Yestafieva, mengatakan kepada Reuters bahwa dia nyaris lolos dari cedera serius.

“Saya mendengar kaca pecah. Saya beruntung memakai kaus. Saya memakai kerudung dan berlutut bersembunyi di bawah meja,” katanya.

“Aku berusaha memeras sebanyak yang aku bisa, tapi ada kulkas di bawah meja, jadi tidak ada cukup ruang. Aku tidak terluka parah. Hanya lenganku (terpotong) dan kausku robek,” dia lanjutan.

Pemerintah kota Kyiv mengatakan pecahan roket jatuh di distrik Solomyansky, Holosiyivskyi, dan Darnytskyi di ibu kota. Jalan di depan gedung dipenuhi batu bata dan mobil-mobil tertutup lapisan debu tebal.




Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

Sistem peringatan udara Kiev, yang biasanya memberikan peringatan dini akan adanya bahaya, hanya berbunyi sekitar satu menit sebelum wartawan Reuters mendengar ledakan pertama.

Baca Juga  5 Nama Panggilan Unik dan Menarik Cristiano Ronaldo yang Jarang Diketahui, #1 Terkait Bruno Fernandes: Okezone Bola

Penjabat Menteri Kebudayaan Rostyslav Karandiejev mengatakan seorang wanita yang bekerja di gedung itu terluka. “Sesuai informasi awal, tidak ada korban jiwa,” imbuhnya.

Walikota Kyiv Vitaly Klitschko mengatakan sedikitnya sembilan orang lainnya terluka di distrik tersebut.

Presiden Volodymyr Zelenskiy telah meminta sekutu Ukraina untuk memasok lebih banyak pertahanan udara.

Rusia, yang meningkatkan serangan rudal dan drone selama seminggu terakhir, melancarkan serangan terbesar terhadap sistem energi Ukraina dalam lebih dari dua tahun perang pada Jumat (22 Maret 2024).

Moskow tidak mengomentari serangan Senin (25 Maret 2024), namun mengatakan pihaknya tidak menargetkan warga sipil atau fasilitas sipil.

Andriy Yermak, kepala staf kepresidenan Ukraina, menyebut Rusia dan presidennya sebagai “teroris” dan dalam pernyataannya membandingkan mereka dengan ISIS, yang mengaku bertanggung jawab atas penembakan mematikan di Moskow pada Jumat (22/3/2024).

Duta Besar Amerika di Kyiv, Bridget Brink, mengatakan bahwa Rusia menggunakan rudal hipersonik untuk menyerang ibu kota Ukraina.

“Dalam lima hari terakhir, Rusia telah meluncurkan ratusan rudal dan drone terhadap negara-negara berdaulat,” kata Brink.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *