Propaganda PKI Memikat Hati Masyarakat, Memasang Logo Palu Arit Besar Agar Mudah Memilih: National Okezone

Uncategorized176 Dilihat

MENELANTARKAN Pada pemilu tahun 1955, terjadi ketegangan antar pimpinan Partai Komunis Indonesia (PKI) DN Aidit bersama Ketua Partai Masyumi Hasan Aidid di Malang.

Saat itu PKI sangat populer di Malang. Bahkan ratusan ribu simpatisan mengikuti rapat massa di Malang.

Sejarawan Malang Faishal Hilmy Maulida mengungkapkan momen bersejarah kebangkitan PKI di Malang adalah tahun 1955. Acara tersebut dihadiri sekitar 200 ribu orang, termasuk anggota PKI Komunis Australia.

BACA JUGA:

Patung PKI Madiun membaca novel Romeo dan Juliet sebelum ditembak

Maka saat ini terjadi ketegangan antara PKI DN Aidit dan Partai Masyumi Hasan Aidid. Kerusuhan terjadi saat kelompok Hasan Aidid dari Masyumi Surabaya bertemu dengan kelompok DN Aidita dan mereka saling bertukar cacian.

“Peristiwa yang menarik dan peristiwa besar saat itu karena suasana itulah yang mengarah pada pemungutan suara tahun 1955,” kata dosen sejarah Universitas Binus Malang itu.

Saat itu, media memberitakan kronologi penyebab yang berbeda. Media yang berafiliasi dengan PKI memberitakan, Hasan Aidid menjadi penyebabnya karena sengaja datang mengganggu pertemuan besar PKI di Malang. Namun versi lain menyebutkan ada provokasi yang dilakukan pimpinan PKI saat rapat besar di Malang.

BACA JUGA:

Menurut Faishal, para pemimpin PKI memutuskan untuk terjun langsung ke masyarakat menjelang pemilu 1955. Hal ini menimbulkan simpati masyarakat dan memudahkan mereka untuk memenangkan hati masyarakat.

“Pimpinan mereka ingin turun langsung ke daerah, apalagi menjelang pemilu. Nanti tanggal 29 Oktober pemilu DPRD di Jatim, jadi pimpinan partai langsung berangkat, Aidit ke Lumajang, Lukman ke Surabaya dan lain-lain. pertemuan di Lumajang, Lukman ke Surabaya dan sebagainya,” jelasnya.

Baca Juga  Polisi Sebut Tak Ada Tersangka Baru Taruna STIP yang Disiksa Sampai Mati Oleh Seniornya: National Okezone

Ikuti berita Okezone berita Google


Hidangan karnaval dan penampilan seni menggugah minat warga Malang untuk turut mendukungnya. Selebaran berlogo PKI pun menjadi promosi PKI di setiap daerah.

“Setiap acara ada hiburan, karnaval untuk menarik masyarakat memilih partai itu. Kemudian mereka juga sangat aktif dalam pembagian brosur yang selalu ada logo partai di setiap brosurnya, yang lebih besar dari ceritanya, termasuk produksinya. karnaval,” katanya. dia menjelaskan.

Pada setiap karnaval PKI, simbol palu arit ditonjolkan karena masyarakat pada umumnya masih buta huruf latin, sehingga masyarakat yang mengenal logo ini familiar di mata pasti akan mendapat suara.

Konten di bawah ini disajikan oleh pengiklan. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam konten ini.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *