Polisi Paris menembak wanita berhijab yang meneriakkan Takbir dan kata-kata ancaman: Okezone News

Uncategorized134 Dilihat

PARIS – Polisi Paris, Perancis menembak dan melukai berat seorang wanita berhijab yang berperilaku mengancam dan meneriakkan “Allahu Akbar” dan “Kalian semua akan mati” di stasiun kereta bawah tanah pada Selasa pagi (31/10/2023). kata kepala polisi Paris Laurent Nunez.

Prancis dalam keadaan siaga tinggi setelah seorang guru terbunuh pada tanggal 13 Oktober dalam serangan yang diduga dilakukan oleh kelompok Islam yang oleh para pejabat dikaitkan dengan apa yang disebut sebagai “suasana jihad” yang terkait dengan perang antara Israel dan Gaza.




Seorang wanita bercadar ditembak mati di stasiun Bibliotheque Nationale de France. Para penumpang mengatakan dia “membuat komentar jihadis yang agresif,” kata juru bicara pemerintah Olivier Veran, seperti dilansir Reuters.

Ketika polisi tiba, mereka “membawa wanita itu ke samping dan pertama-tama memintanya untuk tenang, namun juga menunjukkan tangan mereka untuk menunjukkan bahwa mereka tidak menimbulkan bahaya tertentu,” tambahnya.

Akibatnya, petugas penegak hukum tidak punya pilihan selain menembaki wanita ini mengingat bahayanya situasi tersebut.

Petugas pemadam kebakaran yang merawat wanita tersebut mengatakan dia tertembak di bagian perut. Dia dibawa ke rumah sakit terdekat.

Ikuti berita Okezone berita Google


Kepala Polisi Nunez mengatakan identitas wanita tersebut tidak dapat dikonfirmasi, namun kemungkinan besar dia adalah orang yang sama yang mengancam patroli kota pada tahun 2021 sebagai bagian dari operasi anti-teror Sentinelle dan dirawat di bangsal psikiatri karena masalah kesehatan mental.

Stasiun metro di jalur RER C dievakuasi setelah kejadian tersebut, kata polisi.

Dua penyelidikan telah diluncurkan, satu terhadap wanita tersebut dan satu lagi terhadap penggunaan senjata oleh polisi, kata juru bicara pemerintah.

Baca Juga  5 Bulan Tak Surut, Banjir Cipayung-Sawangan Jadi Tempat Memancing Warga: Okezone Megapolitan

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *