Polisi di Palembang serang debt collector hingga babak belur: Okezone News

Uncategorized55 Dilihat

PALEMBANG – FI, anggota polisi di Palembang, dikejar polisi usai menyerang dua debt collector di parkiran PSX Palembang.

Dan terlihat dalam video yang beredar, petugas terlihat emosi saat korban datang untuk mengambil cicilan kendaraan yang belum dibayar pelaku.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Sunarto membenarkan adanya dugaan penembakan tersebut. Saat ini, menurut dia, polisi sedang melakukan pemeriksaan.

Pelaku (Aiptu FI) masih dalam pengejaran, kata Sunarto, Sabtu (23 Maret 2024).

Dua debt collector korban penyerangan polisi dilarikan ke RS Siloam Palembang. Berdasarkan informasi di lapangan, kedua korban mengalami luka tusuk dan tembakan.

“Iya, saat ini korban sedang dirawat di rumah sakit,” ujarnya.

Diketahui, sekitar pukul 14.00 WIB hari ini, terjadi keributan antara pelaku Aiptu FI dengan dua korban bernama Deddi Zuheransyah (51) dan Robert Johan Saputra (35) di kawasan POM IX Palembang. Pelaku diduga ingin mengembalikan cicilan mobil yang belum dibayar selama dua tahun.




Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

Lalu terjadilah adu mulut antara pelaku dan korban, pelaku mengeluarkan senjata dan mengancam akan menembak korban. Dan diduga istri pelaku yang juga terekam saat itu berusaha menenangkan suaminya hingga akhirnya Aiptu FI melepaskan tembakan tanpa peluru pada jarak satu meter.

“Tidak apa-apa, tidak apa-apa,” kata istrinya.

Usai ditembak, pelaku dan korban saling berebut hingga akhirnya istri pelaku memisahkan mereka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, seorang anggota polisi bertugas di Satuan Sabhar Polres Lubuklinggau, namun belum ada kepastian hingga laporan ini diturunkan.

Baca Juga  Siswa SMA Juara Tingkat Asia Pasifik berkat Jurnal Literasi Keuangan: Okezone Edukasi

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *