Pelunasan biaya haji tahun 2024 dapat dicicil sebagai berikut: Okezone Economy

Uncategorized69 Dilihat

JAKARTA – Pembayaran kembali Biaya haji 2024 bisa dicicil. Pemerintah dan Komisi VIII DPR sepakat besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2024 mencapai Rp93.410.286 per jamaah haji reguler.

Angka tersebut terdiri dari dua komponen, yaitu biaya perjalanan haji (Bipih) yang ditanggung jamaah dengan jumlah rata-rata sebesar Rp56.046.172 (60%) dan penggunaan nilai manfaat per jamaah sebesar Rp37.364.114 (40%). Dengan skema ini, total pemanfaatan dana manfaat finansial haji adalah sebesar Rp8.200.040.638.567.

Agar pelunasan biaya haji yang ditanggung jamaah sebesar Rp 56 juta tidak sulit, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas membuka program cicilan untuk melunasi biaya haji.

Karena dengan skema cicilan biaya haji ditanggung jamaah, calon jemaah tidak perlu membayar biaya haji sekaligus dan kenaikan biaya haji tidak memberatkan jamaah di kemudian hari.

Oleh karena itu, kedepannya akan ada skema baru penggantian biaya penyelenggaraan ibadah haji BPIH, yaitu calon jemaah haji dapat membayar biaya haji secara angsuran atau cicilan, sehingga biaya haji yang perlu dibayarkan. tidak akan terasa lebih,” kata Menteri Agama Yaqut itu, Senin (27/11/2023) di Gedung DPR RI, Senayan Jakarta.

Menag menjelaskan, skema cicilan dilakukan melalui virtual account (VA) bank penerima setoran BPIH. Dalam hal sistem isi ulang, calon jemaah haji dapat menyetor dana sesuai kemampuannya hingga pembayaran akhir BPIH 1445H/2024M.

“Ibaratnya kita menabung di rekening kita, jangka waktunya sampai tanggal pelunasan terakhir, lalu kita tentukan kapan mereka harus berhenti di situ. Mereka punya rekening virtual dengan rekeningnya, mereka meneruskannya ke rekening mereka sendiri.” tagihan,” katanya.

BACA JUGA:

Menag tidak merinci berapa nominal cicilannya, yang penting calon jemaah haji bisa melunasi cicilannya hingga berakhirnya biaya haji tahun 2024.

Baca Juga  Inilah penyebab kecelakaan beruntun di jalur Puncak Bogor: Okezone Megapolitan

“Sistemnya top-up. Tidak ada ketentuannya, jadi berbeda dengan tahun lalu atau dulu yang harus bayar lunas satu kali pembayaran, sekarang isi ulangnya relatif lebih mudah,” ujarnya.

Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya


Sementara itu, Ketua Komisi VIII DPR R Ashabul Kahfi mengatakan, BPIH bertekad memberikan kesempatan kepada calon jemaah haji untuk menyiapkan dana angsuran termasuk angsuran haji 2024 mendatang.

Ia menambahkan, dari Bipih Rp 56 juta dan yang dibayarkan jemaah hanya sekitar Rp 28,6 juta. Sebab sebelumnya mereka melakukan setoran awal sebesar Rp 25 juta. Kemudian dikurangi nilai manfaat yang diterima dari VA masing-masing sebesar Rp2 juta.

“Setelah dikurangi setoran awal, ada jemaah yang membayar Rp 25 juta atau Rp 20. Artinya, sisa uangnya hanya Rp 31 juta, lalu mendapat VA lagi sekitar Rp 2 juta. Jadi jamaah membayar Rp 28,6 juta. juta nanti. Itu saja yang harus segera dibayar jemaah saat BPIH ditetapkan hari ini,” ujarnya.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *