Naik kapal, Ketua Umum Ansor baru disambut ribuan anggota Banser di Semarang: Okezone News

Uncategorized93 Dilihat

SEMARANG – Kapal Motor Kelud (KM) yang dilalui rombongan peserta kongres ke-6 Gerakan Pemuda Ansor mereka akhirnya sampai di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang pada Sabtu (2/3/2024) dini hari.

Kapal penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta pada Jumat (2/2/2024) pagi itu merapat di Semarang sekitar pukul 02:30 WIB.

Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor Jenderal Addin Jauharuddin mendapat sambutan hangat dari sekitar 1.000 anggota Banser setibanya di pelabuhan. Sebelumnya, Jumat (2/2) malam, mereka sudah tiba di kawasan pelabuhan untuk menghadiri acara penyambutan Ketua Umum Komando Pusat yang baru, GP Ansora.

Diketahui, Addin terpilih secara aklamasi dalam kongres yang digelar di KM Kelud di perairan Laut Jawa pada Jumat-Sabtu, 2-3 Februari 2024.

Saat keluar dari KM Kelud, Addin terlihat mendampingi Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut). Kedatangan mereka disambut Wakil Ketua Umum PBNU Nizar Ali, Kepala Kanwil Kemenag Jateng Musta’in Ahmad serta beberapa pengurus antara lain dari PW GP Ansor dan PWNU Jateng.

Addin dan Gus Yaqut Cholil Qoumas kemudian menuju ke tempat apel yang terletak di halaman pelabuhan. Ribuan anggota Front Multiguna Ansor (Banser) berjejer rapi di tempat ini. Kemudian Gus Yaqut dan Addin naik ke panggung dan berdiri berdampingan.

Silaturahmi diawali dengan prosesi penyerahan tongkat estafet kepemimpinan dari Gus Yaqut kepada Addin. Acara ini ditandai dengan penyerahan bendera organisasi Ansor oleh Gus Yaqut selaku Ketua Umum PP GP Ansor demisoner Addin yang terpilih sebagai ketua umum hasil XVI. Kongres.

Dalam kesempatan itu, Gus Yaqut mengaku ingin menyampaikan dua hal di momen spesial tersebut. Ia pertama kali mengucapkan terima kasih karena telah dipercaya memimpin Ansor selama kurang lebih delapan tahun.

Baca Juga  Jadwal imsak dan waktu sholat bulan Maret 2024 Jakarta dan sekitarnya

Ia menilai keberhasilannya mengemban amanah hingga akhir masa kepengurusan tidak lepas dari kerja sama seluruh kader dan berbagai pihak.

“Kedua, atas nama saya sendiri, Bapak Ketua Umum Misionaris dan seluruh pimpinan pusat, jika selama ini ada keputusan yang kurang memuaskan atau tidak menyenangkan, saya mohon maaf sebesar-besarnya. Saya mengatakan ini dari hati. “Kami yakin tidak ada gading yang tidak retak,” kata Gus Yaqut.

Menteri Agama RI juga berpesan agar kader Ansor dan Banser tetap solid di bawah kepemimpinan Addin. Ia meminta para kader menjaga garis pertempuran Ansor.

“Ibarat lautan Gerakan Pemuda Ansor luas. Jika seseorang mencoba mencemari laut dengan satu atau dua kata, jangan mencemari lautan Ansor. Para kader juga harus tetap sejalan dengan perjuangan Ansor dalam melindungi jam’iyah (organisasi) dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).



Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

Sementara itu, Addin yang juga mantan Bendahara Umum PP GP Ansor menilai jabatan ketua umum yang akan diembannya merupakan sebuah amanah sekaligus ujian baru untuk mengarahkan karang taruna Nahdlatul Ulama (NU) menuju lautan luas. cita-cita atau tujuan.

Tugas saya meneruskan ide besar Gus Yaqut. Semoga kedepannya Ansor semakin kokoh dan ramping demi kemandirian Ansor, tambah Addin.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *