Menteri Kesehatan mengatakan kesehatan masyarakat akan fokus pada upaya promosi: Okezone health

Uncategorized55 Dilihat

BELUM Baru-baru ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengadakan rapat perencanaan pembangunan kesehatan dengan tema “Perencanaan Pembangunan Pelayanan Kesehatan di Tingkat Desa 2025-2027”.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pelayanan kesehatan primer merupakan pelayanan terdekat yang ada di masyarakat, dengan fokus menjaga kesehatan masyarakat dibandingkan mengobati orang sakit.

“Pemeliharaan kesehatan itu bukan kuratif, tapi promosional, makanya dikumpulkan, karena sejak Orde Baru berakhir, kita lupa peduli bagaimana hidup sehat, kita lebih tertarik pada cara mengobati orang sakit. kata Menteri Kesehatan Budi, dikutip dari keterangan resmi Sehat Negeriku. , Minggu (3/3/2024).

Menurutnya, dengan menjaga kesehatan, masyarakat akan memiliki kehidupan yang lebih baik dan produktif. Terlebih lagi, Indonesia akan memasuki puncak demografinya pada tahun 2030. Jadi kekhawatiran Menteri Kesehatan adalah bahwa kesehatan yang buruk, seperti stunting, dapat menghambat perkembangan otak dan menurunkan produktivitas.

“Kalau dia dari dini tidak sehat, dia stunting, dia tidak bisa pintar, dia juga kurang perkembangan otaknya, karena kamu stunting. “Boleh saja kalau pintar, tapi kalau kena stroke dan terbaring di rumah, tidak mungkin dia bisa bekerja dan produktif,” ujarnya.

Untuk itu upaya menjaga masyarakat Indonesia yang sehat merupakan pemikiran besar para pendahulu kita yang luar biasa. Dengan demikian, program revitalisasi tersebut meliputi pembangunan 300.000 Posyandu desa, 85.000 puskesmas kecamatan, dan revitalisasi 10.000 puskesmas di kecamatan/kelurahan.


Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

Selain itu, revitalisasi ini juga dilakukan sebagai bentuk implementasi program kesehatan yang mencakup seluruh siklus kehidupan. Mulai dari balita hingga lansia, kami berharap mereka dapat memperoleh manfaat dari layanan di puskesmas dan Posyanda, yang dilengkapi dengan peralatan skrining, layanan imunisasi dan pendidikan, serta transformasi ke arah layanan yang lebih digital.

Baca Juga  KPU DKI Jakarta mengimbau warga yang hendak pindah mendaftar paling lambat 15 Januari 2024: Okezone Megapolitan

“Semua fasilitas kesehatan harus dilengkapi mulai dari pelayanan, skrining, imunisasi dan pendidikan dan semua layanan harus didigitalkan agar pelayanan menjadi lebih murah, mudah dan cepat,” ujarnya.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *