Menolak ditangkap, 2 pelaku pencurian berulang di Sukabumi ditembak mati oleh polisi: Okezone News

Uncategorized12 Dilihat

SUKABUMI – Di jajaran Satuan Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Kepolisian Resor (Satreskrim) Sukabumi Kota, 2 orang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor tewas ditembak (pencurian), karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

Penindakan tersebut dilakukan polisi terhadap terduga pelaku berinisial RFA (30) alias B yang merupakan pelaku berulang dalam perkelahian pada tahun 2019 dan F (50) alias U yang merupakan pelaku berulang dalam perampokan pada tahun 2001, 2008 dan 2022.

“Saudara F alias U ini residivis yang sudah masuk penjara sebanyak 3 kali, otomatis profesional. Dia hanya menggunakan kunci huruf T, memantau pencarian yang ceroboh, tidak ada sistem kamera, pemilik atau yang ceroboh. masyarakat, siapa sasarannya,” kata Ari pada Selasa, 21 Mei 2024.

Dalam proses penangkapan mereka, lanjut Ari, Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi terpaksa menembak hingga melumpuhkan keduanya saat hendak melawan petugas saat hendak ditangkap. .

“Para tersangka saat ini ditahan di Mapolres Sukabumi Kota dan dikenakan Pasal 363 KUHP terkait pencurian berat dengan ancaman 7 tahun penjara,” kata Ari.

Sementara itu, dalam jumpa pers mengungkap kasus pencurian yang digelar di ruang Rekonfu Polres Sukabumi Kota, polisi berhasil menangkap 5 orang tersangka kasus pencurian tersebut.

Adapun barang bukti yang diamankan, terdapat 20 unit sepeda motor dari TKP di wilayah Sukabumi antara lain Parungseah, Kecamatan Sukabumi, Jalan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh, Jalan Kadudampit, Kecamatan Kadudampit.



Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

(Apa)

Baca Juga  Sinergi BUMN di COP 28 Dubai, PLN dan PTBA Gandeng Pemanfaatan PLTU FABA: Okezone Economy

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *