Menko Luhut: Indonesia harus menjadi hub perdagangan karbon: Ekonomi Kelautan

Uncategorized151 Dilihat

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ingin Indonesia menjadi pusat pasar regional perdagangan karbon. Hal ini untuk membuat unit karbon tersedia sesuai dengan standar internasional.

“Kita perlu menjadi hub pasar regional agar unit karbon tersedia sesuai dengan standar internasional dan kita bekerja dengan standar internasional dan kita perlu mempercepat proses pengakuan agar proses registrasi lebih cepat,” jelasnya saat peluncuran. Bursa Karbon Indonesia atau Indonesia Carbon Exchange (IDXCarbon) hari ini Selasa (26/09/2023) di bursa utama Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Luhut juga mengakui masih ada beberapa pekerjaan yang perlu diselesaikan, antara lain perencanaan perdagangan karbon sektoral dan pajak karbon.

“Kita akan segera selesaikan dari pertemuan terakhir, Menteri LHK, implementasi NDC dan Peraturan Menteri LHK tentang perdagangan karbon luar negeri, PMK tentang pajak karbon yang kita awasi, lakukan. tidak lari dari hasil keputusan rapat terakhir,” jelasnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi meluncurkan Indonesia Carbon Exchange (IDXCarbon) pagi ini di aula utama Bursa Efek Indonesia.

“Dan dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, hari ini saya luncurkan Pertukaran Karbon Indonesia (IDXCarbon),” jelas Jokowi dalam sambutannya.

Ikuti berita Okezone berita Google


Kepala Negara mengucapkan selamat kepada OJK, BEI dan kementerian terkait yang telah meluncurkan pertukaran karbon pertama di Indonesia. Ia mengatakan, setelah peluncuran IDXCarbon, perdagangan karbon di Indonesia juga sudah dimulai.

“Ini merupakan kontribusi nyata Indonesia dalam perjuangan bersama dengan dunia dalam memerangi krisis iklim, dalam memerangi krisis iklim. Hasil perdagangan ini akan diinvestasikan kembali dalam upaya perlindungan lingkungan, khususnya melalui pengurangan karbon. emisi,” jelas Jokowi.

Baca Juga  Wapres: Gugatan Hasil Pemilu ke Mahkamah Konstitusi, Normal dan Konstitusional: National Okezone

Konten di bawah ini disajikan oleh pengiklan. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam konten ini.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *