Kiprah Mahapatih Majapahit, Gajah Mada Memulai Karir dari Bawah: National Okezone

Uncategorized71 Dilihat

MAHAPATIH Majapahit Gajah Mada berhasil naik dari bawah menjaga raja. Saat itu, Gajah Mada merupakan salah satu pasukan elit pengawal Raja Majapahit Jayanagara. Gajah Mada memulai karir militernya dari bawah, mulai dari anggota hingga bekel bhayangkara atau panglima pasukan Bhayangkara.

Melalui kiprahnya di pasukan Bhayangkara itulah Gajah Mada berhasil menyelamatkan Jayanagara dari pemberontakan petinggi istana Ra Kuti. Gajah Mada mampu menyelamatkan Jayanagara dengan membawanya ke desa Badander.




Di Badandera, Jayanagar didampingi sekitar 15 orang dari pasukan Bhayangkara, pengawal elite raja Majapahit. Tentu saja misi mengevakuasi Jayanagar ini tidaklah mudah, penuh risiko dengan segala ancaman pertumpahan darah.

Dikutip dari “Gajah Mada: Pahlawan Persatuan Bangsa” karya Muhammad Yamin, disebutkan bahwa akhirnya Gajah Mada berhasil menumpas pemberontakan Ra Kuti yang merupakan pejabat dharmaputra di istana Majapahit. Ra Kuti berhasil dibunuh dengan strategi cerdik dari Gajah Mada.

Ketika negara sudah aman, kakek buyut Badander tetap tinggal dan tidak bergabung dengan Gajah Mada, yang membuktikan segala keberanian dan kecerdasan dalam berhasil menjalankan perusahaan. Ia kemudian dipertahankan sebagai pembela Bhayangkara hingga akhirnya berpisah.

Selain makan palapa, dia tidak bekerja selama dua bulan. Namun raja dan negara tidak melupakan jasanya. Setelah dua bulan tidak aktif, Gajah Mada diangkat menjadi gubernur wilayah Kahuripan di wilayah Kediri. Pangkat ini sangat penting karena dari sinilah karir membangun pemerintahan Gajah Mada dimulai. Jabatan tersebut dijabatnya selama dua tahun atau pada tahun 1319-1321.

Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

Baca Juga  Mahasiswa kedokteran Unair ditemukan tewas di dalam mobil, diduga bunuh diri dengan gas helium: Okezone News

Karena dianggap mampu dan berani, setelah dua tahun Gajah Mada dipindahkan dari Kediri. Gajah Mada kemudian diangkat menjadi Patih Dah daerah Malang menggantikan Arya Tilam yang baru saja meninggal.

Perpindahan ini menandai peralihan ke jenjang yang lebih tinggi karena pada saat itu wilayah Kediri lebih penting. Sedangkan ketenaran Kahuripan hanya bergantung pada ingatan Airlangga. Selain kepiawaiannya sendiri, Gajah Mada mendapat bantuan dan perlindungan dalam kemajuannya dari Arya Tadah yang menjadi gubernur Mangkubumi di Majapahit, pusat negara.

Hasil kerja Gajah Mada dalam menumpas pemberontakan tersebut sebagian besar disebabkan oleh kuatnya struktur negara. Di sekitar dan di dalam pemerintahan terdapat dua kelompok pejabat yang selalu mengemban cita-cita negara.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *