Kepada Pondok Pesantren Qashrul Arifin Yenny Wahid mendengarkan aspirasi santri: Okezone News

Uncategorized70 Dilihat

buatan sendiri – Panitia Pertimbangan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Zannuba Ariffah Chafsoh atau dikenal dengan sapaan Yenny Wahid menghadiri acara Silaturahmi Nasional bertajuk “Santri Berikan Aspirasi” di Pondok Pesantren (Ponpes) Qashrul’ Arifin, Minomartani, Ngaglik, Sleman pada Sabtu (12/09/2023).

Yenny Wahid mengatakan, unjuk rasa ini digelar untuk mendengarkan aspirasi masyarakat sekaligus mengenal pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3, Ganjara Pranow dan Mahfud MD.




“Majelis sudah mendengarkan aspirasi masyarakat, terutama apa yang mereka harapkan dari pasangan calon yang kita dukung, Pak Ganjaro dan Pak Mahfud, dan selanjutnya kita akan terus melakukannya. harus berjuang untuk menjadikan ambisi tersebut sebagai kebijakan negara,” kata Yenny Wahid.

BACA JUGA:

Yenny Wahid Ajak Pemuda Yogya Dampingi Ganjar-Mahfud MD Berantas Korupsi di Indonesia

Yenny pun membeberkan alasan memilih pesantren sebagai tempat sosialisasi dan silaturahmi. Menurut putri Presiden ke-4 Indonesia, KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, pesantren ini merupakan pendukung masyarakat Indonesia. Ketika belum ada sistem formal pada zaman Belanda, gubuk-gubuk sudah ada dan melindungi masyarakat.

“Pondok mempunyai fungsi-fungsi yang luar biasa mulai dari tempat pendidikan, sosial, spiritual, tempat ekonomi, semuanya terkonsentrasi di dalam pondok. Sehingga fungsi multidimensi dari pondok itu sendiri menjadikan pondok mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam masyarakat. masyarakat,” ujarnya.

Makanya menurut kami pondok itu sangat penting diperkuat, pondok harus menjadi mitra pemerintah untuk menjaga desa, lanjutnya.

Meski demikian, Direktur Wahid Foundation ini menilai masih banyak hal yang bisa ditingkatkan terkait dukungan negara terhadap pesantren.

Ikuti berita Okezone berita Google


Baca Juga  Kembali ke Jakarta, Syahrul Yasin Limpo tiba di Soetta usai menjenguk ibunya: National Okezone

“Makanya saya kemudian berinisiatif dan mendengarkan aspirasi dari kalangan pesantren, jamaah, kalangan pesantren, apa cita-citanya, apakah mereka merasa menjadi bagian dari pembangunan, apakah selama ini mereka merasa ditinggalkan? suara harus didengar,” ujarnya.

Aktivis ini pun merasa senang Pesantren Qashrul’ Arifin mendukung pasangan Ganjar-Mahfud. Menurutnya, hal tersebut bukan tanpa alasan, melainkan karena kedekatan Ganjara dan Mahfud dengan kalangan pesantren.

“Mungkin karena melihat latar belakang keluarga Pak Ganjar, misalnya Siti Atiko, istrinya dari pesantren. Pak Mahfud sendiri santri. Langsung terlihat ada keterikatan yang nyata. juga merasa ada masyarakat yang mempercayakan aspirasinya ke depan pada pemerintahan,” ujarnya.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *