India mengerahkan 3 kapal perang ke Laut Arab setelah serangan drone terhadap kapal tanker terkait Israel: Okezone News

Uncategorized53 Dilihat

INDIA India dia bilang dia mengirim tiga kapal perang ke Laut Arab dengan drone atau drone untuk campur tangan kapal dagang berkaitan dengan Israel lepas pantai baratnya minggu lalu.

MV Chem Pluto dihantam sekitar 200 mil laut (370 km) di lepas pantai negara bagian barat Gujarat.




Serangan itu memicu kebakaran, namun kru segera memadamkannya. Tidak ada kematian.

Awak kapal terdiri dari 21 warga negara India dan satu warga negara Vietnam.

MV Chem Pluto adalah kapal tanker kimia berbendera Liberia milik Jepang yang dioperasikan Belanda. Perusahaan keamanan maritim Inggris, Ambrey, mengatakan kapal itu terkait dengan Israel tetapi tidak merinci hubungannya.

Media India melaporkan bahwa kapal tersebut membawa minyak dari Arab Saudi dan sedang menuju ke pelabuhan Mangalore di India selatan ketika serangan itu terjadi.

Usai penyerangan, kapal Penjaga Pantai India mengawal MV Chem Pluto menuju Mumbai pada Senin (25/12/2023).

“Mengingat serentetan serangan baru-baru ini di Laut Arab, Angkatan Laut India telah mengerahkan kapal perusak berpeluru kendali, INS Mormugao, INS Kochi dan INS Kolkata di berbagai wilayah untuk mempertahankan kehadiran pencegahan,” kata angkatan laut dalam sebuah pernyataan.

Angkatan Laut menambahkan bahwa mereka juga secara teratur menerbangkan pesawat pengintai maritim jarak jauh untuk memantau situasi.

Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

India sangat bergantung pada pasokan bahan bakar dari Timur Tengah, khususnya Arab Saudi dan Irak. Gangguan apa pun terhadap jalur ini dapat menimbulkan masalah bagi India.

Baca Juga  3 Legiun Asing Ditambah Ramadhan Sananta Absen, Persis Solo Masih Cari Kemenangan Lawan Persija Jakarta: Okezone Bola

“India berperan sebagai penyedia keamanan jaringan di seluruh kawasan Samudera Hindia,” kata Menteri Pertahanan India Rajnath Singh, Senin (25/12/2023).

Dia mengatakan Angkatan Laut India telah meningkatkan pengawasannya terhadap laut. “Kami akan mencari siapa pun yang bertanggung jawab atas serangan ini dan mereka akan ditindak tegas,” lanjutnya.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan pesawat tak berawak itu. Amerika Serikat (AS) menyalahkan Teheran atas serangan tersebut, namun juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyebut tuduhan tersebut “tidak berdasar”.

Serentetan serangan terhadap kapal komersial di Laut Merah oleh pemberontak Houthi, yang menentang kampanye militer Israel di Gaza, telah menimbulkan kekhawatiran dalam industri pelayaran global.

Komando Pusat AS mengatakan militan Houthi telah menyerang setidaknya 15 kapal komersial dalam dua bulan terakhir.

Beberapa perusahaan pelayaran mengubah haluan kapalnya untuk menghindari Laut Merah.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan eksportir di Asia Selatan.

“Kami khawatir. Agen pengiriman kami mengatakan bahwa biaya pengiriman bisa meningkat 10-15% dan waktu perjalanan akan meningkat lima hingga tujuh hari,” kata Syed Nazrul Islam, wakil presiden Asosiasi Produsen dan Eksportir Garmen Bangladesh, kepada BBC.

Bangladesh mengekspor pakaian senilai miliaran dolar ke Eropa dan Amerika.

Meski biaya pengiriman biasanya ditanggung oleh merek pakaian di Barat, Islam mengatakan eksportir Bangladesh khawatir pembeli akan meminta diskon saat memesan.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *