Hary Tanoesoedibjo yakin Vision+ bisa menembus pasar internasional: Okezone Celebrity

Uncategorized221 Dilihat

JAKARTA Visi+ sebagai platform layanan streaming alias OTT terus berkembang dan berupaya menjadi satu kesatuan di Indonesia. Vision+ juga terintegrasi untuk akselerasi RCTI+ untuk menarik lebih banyak pengguna.

Hary Tanoesoedibjo, Executive Chairman MNC Group, mengatakan integrasi ini diyakini akan semakin memanjakan pengguna. Selain itu, Vision+ kini juga tengah menjalin kerja sama dengan Mirada yang siap memberikan inovasi layanan dalam pengembangan platform hiburan streaming digital.

“Kami sedang dalam proses penggabungan RCTI+ dan Vision+. Itu terjadi (itu terjadi), tetapi sistem lama masih digunakan. Vision+ sendiri akan meluncurkan sistem baru. Termurah akan menjadi yang terbaik. “Salah satu yang terbaik di Indonesia,” kata Hary saat memberikan sambutan pada acara HUT Vision+ ke-4, di iNews Tower, Jakarta Pusat, Senin (22/1/2024).

Bahkan, Hary Tanoesoedibjo yakin Vision+ akan menjadi salah satu OTT terbaik di dunia. Menurutnya, hal tersebut bisa tercapai karena seluruh tim terus berinovasi dan berkembang untuk mewujudkannya.

Namun, Hary juga mengakui tantangan besar yang dihadapi Vision+ dalam mencapai tujuannya. Salah satunya adalah menghadirkan konten terbaik bagi pengguna, khususnya film atau serial dari luar negeri.

“Konten merupakan sebuah tantangan tersendiri, namun kita seharusnya tidak mempunyai masalah dengan konten lokal. Makanya kita harus masuk atau cari jalan, ujarnya.

“Konten luar negeri, seperti India, real, lalu Korea, lalu Hollywood, lalu Asia lainnya, jadi kita bisa lebih besar. Tapi seberapa besar konten internasionalnya? “Tergantung rencana kita,” lanjut Hary.

Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

Baca Juga  Mendagri akan memanggil kembali ketua daerah petahana peserta Pilkada 2024: Kawasan Laut Nasional

Untuk menjawab hal tersebut, Hary meminta seluruh pihak terkait lebih siap menghadapi tantangan yang ada. Apalagi dengan model bisnis baru yang diterapkan Vision+ untuk terus berkembang.

“Ke depan, semua orang harus siap dengan model bisnis baru ini. “Jadi yang perlu saya tekankan, saya sudah bilang yang pertama trafik yang menyumbang, lalu aplikasi itu sendiri, yang ketiga konten, lalu cara monetisasinya,” ujarnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Hary meminta adanya program atau kolaborasi dengan berbagai pihak agar lebih banyak masyarakat yang mengunduh atau menginstal aplikasi Vision+. Menurutnya, cara tersebut banyak digunakan oleh layanan streaming atau platform OTT di Indonesia.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *