Harga Rumah Naik Sejak Pandemi, Ini Alasannya: Okezone Economy

Uncategorized159 Dilihat

JAKARTAharga-harga rumah di bawah Rp 2 miliar mengalami peningkatan. Hal itu diungkapkan lembaga penelitian yang dimilikinya PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk yaitu Pusat Pembiayaan Perumahan.

Hasil riset mencatat harga properti nasional mengalami kenaikan tertinggi sejak pandemi pada kuartal III 2023. Rumah di bawah Rp 2 miliar menyumbang kenaikan terbesar.

Dalam riset yang dipublikasikan Housing Finance Center (HFC), Indeks Harga Rumah (HPI) triwulan III tahun 2023 mencapai 211,9 atau mencatatkan pertumbuhan tertinggi pascapandemi sebesar 8,7% secara tahunan (year-on-year). . /yoy). Kenaikan tersebut didorong oleh rumah besar atau tipe 70 dengan harga Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar yang mengalami kenaikan year-on-year sebesar 12% pada kuartal III-2023.

Direktur Bank Konsumer BTN Hirwandi Gafar mengatakan kenaikan harga properti mencerminkan meningkatnya permintaan rumah di masyarakat.

“Kami memperkirakan kondisi ini akan bertahan hingga akhir tahun seiring dengan adanya insentif PPN DPT dari pemerintah untuk rumah hingga Rp 2 miliar. “Kondisi ini tentunya menjadi lonjakan pertumbuhan positif bagi Bank BTN,” jelas Hirwandi, Rabu (15/11/2023) di Jakarta.

Selain itu, riset HFC BTN juga melaporkan bahwa rumah berukuran kecil atau tipe 36 dengan harga di bawah Rp 350 juta juga turut menyumbang kenaikan harga rumah. HFC mencatat harga rumah Tipe 36 naik 8,4% year-on-year.

Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya


Sedangkan berdasarkan data Bank BTN, komposisi penyaluran CPR untuk harga di bawah Rp2 miliar tertinggi di Provinsi Jawa Barat atau sekitar 44%. Kemudian provinsi Jawa Timur, Banten, dan Jawa Tengah menyusul dengan jumlah penyaluran CPR tertinggi. Di luar Pulau Jawa, yakni di Pulau Sumatera, Provinsi Jambi, Sumatera Selatan, dan Provinsi Sumatera Utara menempati posisi tertinggi penyaluran CPR di Bank BTN.

Baca Juga  Dragon Heir Silent Gods: Tautan Download Game Resmi Okezone Techno

“Provinsi dengan pertumbuhan tertinggi terjadi di luar Pulau Jawa yaitu Kalimantan Tengah, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur,” jelas Hirwandi.

Hirwandi menambahkan, selama delapan bulan pertama tahun ini, Bank BTN juga menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), baik subsidi maupun nonsubsidi, sebesar Rp27,5 triliun atau meningkat year-on-year sebesar 17,9%. Peningkatan ini masih di atas rata-rata industri. KPR nasional tumbuh sebesar 12,3% year-on-year pada September 2023, naik dibandingkan triwulan sebelumnya atau 10,6% year-on-year per Juni 2023, menurut data Bank Indonesia.

Sementara itu, Analis Mandiri Sekuritas Kresna Hutabarat mempertahankan rekomendasi beli Bank BTN dengan target harga Rp 1.800 dalam risetnya. Kresna memproyeksikan laba bersih BBTN mencapai Rp 3,37 triliun pada tahun 2023 atau tumbuh 10,7% year-on-year. Dengan asumsi tersebut, ROAE diperkirakan mencapai 12% pada tahun ini.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *