Dokter Palsu di Cikarang, Setiap Pasien Bilang Tifus: Okezone Megapolitan

Uncategorized48 Dilihat

BEKASI – Dokter palsu Sunaryanto (39) alias dr Ingwy Tito Banyu baru-baru ini ditangkap polisi karena membuka operasi dokter umumnya ilegal. Ingwi sejak awal memalsukan identitasnya sebagai dokter di kliniknya di Perumahan Taman Cikarang Indah, Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

Kasam (40), selaku ketua RT setempat mengungkapkan, sejak pertama kali melaporkan pelaku, ia memberikan identitasnya sebagai dr. Ingwy Tito Banyu dan warga setempat mengenalnya sebagai Dr. Banyu.

“Dia datang ke saya dari kediamannya dan sudah menjadi dokter sebagai dokter ITB. Lalu yang pertama menunjukkan company profile tahun 2019, izin, dari KK, KTP dan karyawan. Prosedurnya seperti warga biasa. yang saat ini tinggal di sana. Kalau buktikan sendiri dengan izin praktik, tidak ada,” kata Kasam, Rabu (20/3/2024).

Kasam mengatakan, sejak tahun 2019, tersangka memiliki toko kontrakan di dekat klinik yang kini disegel polisi, dan baru pada Januari 2024 tersangka menempati rumah dan klinik tempat ia membuka praktik.

“Saya pribadi pernah, asalkan prosedurnya sama, dari klinik dan rumah sakit yang berbeda, jadi saya tidak curiga sama sekali, sama seperti dokternya,” ujarnya.

Sementara itu, warga Riza lainnya, 31 tahun, mengatakan tersangka Sunaryanto selalu berpenampilan biasa saja dalam kesehariannya.

“Setiap hari saya hanya memakai celana ketat, bra, dan saya suka menyiram tanaman, jadi saya tidak terlihat seperti dokter, saya sering melihatnya,” kata Riza saat ditemui di rumahnya.

Riza mengatakan, selama merawat pasien, tersangka sedang melakukan pemeriksaan terhadap pasien sebagai dokter sehingga tidak ada warga masyarakat yang mencurigainya.

“Beda banget diluar dibandingkan di dalam ruangan dimana kamu mengontrol, beda banget kalau kamu bilang kamu pintar. Di luar, keseharianmu seperti orang biasa yang memakai kaos biasa, celana pendek, celana pendek. . ” menyirami tanaman,” katanya.

Baca Juga  Akhirnya! Ilmuwan memecahkan misteri nyanyian paus: Okezone Education

Padahal, kata Riza, sebelum membuka klinik di lokasi saat ini, tersangka sudah terlebih dahulu membuka praktik di wilayah Kecamatan Serangbar, namun praktik dokter palsu yang dilakukan tersangka diketahui warga dan warga menjulukinya sebagai dokter tipes.

“Iya, karena setiap warga yang berobat ke sana (poliklinik tersangka) dikatakan mengidap penyakit tifus,” ujarnya.



Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

Sementara itu, warga Yuli lainnya (33) mengaku membawa anaknya ke klinik tersangka untuk berobat karena ada benjolan di dekat telinga kanannya. Menurut tersangka, anaknya dimanipulasi oleh tersangka tanpa intervensi medis yang tepat.

“Cuma pernah sekali, pas anak saya ada benjolan di telinga, langsung dibuka tanpa dibius. Iya, harusnya disuntik mati dulu baru diangkat. Itu langsung,” kata Yuli.

Sejak saat itu, Yuli mengaku tidak lagi berobat ke klinik tempat tersangka berpraktik. Selain kecewa karena perawatan anak yang tidak profesional, biayanya pun cukup mahal dibandingkan klinik lain.

“Saya baru berobat ke sini karena mahal, berbeda dengan yang lain, jadi jarang orang datang ke sini,” kata Yuli.

Saat ini, pantauan lokasi, telah dipasang garis polisi Polsek Cikarang Selatan dan Polres Metro Bekasi di gedung Klinik Pratama Keluarga Sehat.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *