Bareskrim Bahas Kasus Penambangan Ilegal PT CSS di Hutan Kalimantan: Berita Okezone

Uncategorized116 Dilihat

LAMONGAN- Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri mengungkap kasus pembalakan liar atau illegal logging penebangan liar di Kalimantan Tengah oleh PT Cakra Sejati Perfect (CSS).





   

Bareskrim Polri Brigjen Nunung Syaifuddin mengatakan, kasus ini sesuai dengan Laporan Polisi Nomor: LP/A/21/SPKT.DITTIPIDTER/BARESKRIM POLRI tanggal 4 Januari 2024.

Jadi PT CSS dilaporkan atas dugaan praktik penambangan liar di Desa Tumbang Baloi, Kabupaten Murung Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, kata Brigjen Pol Nunung dalam jumpa pers di Lamongan, Kamis (18/1/2024).

Dalam pemeriksaan, ditemukan tunggul pohon yang tumbang dan jalan yang dibuat dengan buldoser terletak di dekat lokasi PT. CSS.

Hasil penyelidikan juga menemukan dugaan penebangan pohon yang dilakukan oleh PT. CSS di luar konsesi seluas 300 hektare dan ditemukan 163 tunggul tebangan dengan total luas 1.613 meter kubik.

PT.CSS merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengusahaan hasil kayu hutan alam yang mempunyai izin pengusahaan hutan (PBPH) di Km 58 Desa Tumbang Baloi Kabupaten Murung Raya Kalimantan Tengah, jelasnya.

Setelah peningkatan proses penyidikan pada 6 Januari 2024, tim memulai proses penyidikan dan melakukan upaya wawancara terhadap 13 saksi PT. CSS.

“Bersama tenaga ahli dari BPHL (Balai Pengelolaan Hutan Lestari) Wilayah X Palangkaraya, kami juga menerima titik koordinasi dan pemantauan penahanan,” jelasnya.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas juga menyita barang bukti antara lain dokumen SKSHHK-KB, nota angkutan kayu, 1 (satu) unit telepon genggam tersangka, 1 (satu) unit truk logging. CSS, 1 (satu) unit wheel loader PT. CSS, 1 (satu) Unit PT Buldozzer, CSS, 1 (satu) Unit PT Ekskavator. CSS, 2 (dua) unit gergaji mesin PT. CSS.

Baca Juga  Polisi Paris menembak wanita berhijab yang meneriakkan Takbir dan kata-kata ancaman: Okezone News

Sedangkan karena bukti-buktinya batang kayu yang ditebang kecuali konsesi yang dikirimkan dari PT CSS kepada PT. KWI, pengukuran dilakukan oleh ahli pengujian dan pengukuran kayu dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur dan dilakukan penyitaan.

Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

“Kita temukan kayu sitaan sebanyak 1.259 batang setara 5.926 meter kubik, jumlah kayu bulat yang disita sebanyak 355 lembar setara 1.566 meter kubik,” jelasnya.

Jenis kayunya adalah kayu Meranti, Kayu Hutan Campuran, Indah dan jenis lainnya. “Ini masih berkembang karena kami juga mendapat informasi ada yang sedang dalam perjalanan dari Kalimantan Tengah menuju Jawa Timur,” ujarnya.

Dari kasus tersebut, penyidik ​​menetapkan satu tersangka berinisial (J) sebagai Surveyor PT CSS yang memberi perintah kepada penebang untuk menebang pohon di luar konsesi PT CSS.

Tersangka dijerat pasal 78 par. 6 juncto Pasal 50 par. 2 huruf c UU No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan sebagaimana telah diubah dengan UU No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi UU.

“Ancaman hukumannya paling lama 5 tahun penjara, denda paling banyak Rp3,5 miliar,” ujarnya.

Dalam kasus ini, tidak menutup kemungkinan akan timbul kecurigaan lebih lanjut terhadap tersangka. “Masih kita kembangkan, jadi kemungkinan ada tersangka lagi dan ada kemungkinan pasal sangkaan lagi,” imbuhnya.

Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri menyatakan berkomitmen dalam penegakan hukum terhadap kejahatan yang menyebabkan kerusakan hutan.

“Karena akan menimbulkan dampak yang serius seperti banjir, berkurangnya daya serap air tanah, perubahan ekosistem lokal dan perubahan iklim. Kerugian negara dalam kasus ini diperkirakan mencapai miliaran rupee, tutupnya.

Baca Juga  Resmikan 3 terminal, Jokowi: Penting untuk tingkatkan konektivitas dan mobilitas: National Okezone

Konferensi pers tersebut turut dihadiri Kabid Humas Polda Jatim Kompol Dirmanto, Ditreskrimum Polda Jatim Kompol Lutfi Sulistiawan, dan Kapolres Lamongan AKBP Bobby. Adimas Candra Putra.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *