Bagaimana Askrindo Mendukung Pembangunan Perekonomian Nasional Melalui UMKM: Okezone Economy

Uncategorized49 Dilihat

BALI – PT Askrindo mendukung pembangunan perekonomian nasional, khususnya program pembangunan pemerintah UMKM. Kali ini Askrindo turut membina petani kopi Arabika di perkebunan Kopi Kintamani.



Sekretaris PT Askrindo Cahyo Hari Purwanto mengatakan pihaknya konsisten melakukan pemberdayaan UMKM secara nasional melalui program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) TJSL dan Askrindo fokus pada proses pengembangan kualitas dan kuantitas pengolahan kopi Kintamani dari hulu hingga hilir.

“Program ini membantu petani Kopi Arabika Kintamani ‘Langit Bali’ untuk bersaing di pasar dalam dan luar negeri sehingga petani dapat menghasilkan nilai tambah,” ujarnya, Jumat (23/02/2024).

Selain kopi Arabika Langit Bali, Askrindo juga membantu mitra pemasarannya di luar negeri, seperti Norwegia dan Turki. Selain bantuan dana, Askrindo juga memberikan bantuan sarana produksi, agar Kopi Langit Bali Kintamani terus dikenal luas oleh wisatawan.

“Harapannya kita bisa membantu dari awal hingga hilir mulai dari penanaman hingga pemasaran, bisa terlaksana dengan baik. Kita berharap sinergi antara Askrindo dan PNM akan memberikan nilai yang benar-benar ada dan akan dikenang,” tambah Cahyo.

Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu program penciptaan nilai bersama (CSV) bagi PT Askrindo di masa depan, yang sejalan dengan program Sustainable Development Goals (SDGs) pada pilar ekonomi nomor 4. Pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. konteks peningkatan nilai tambah ekonomi meliputi penguatan kewirausahaan, UKM dan koperasi, serta peningkatan nilai tambah dan kesempatan kerja.

Baca Juga  Cek harga BBM Pertamina, Shell dan Vivo hari ini, besok akan berubah lagi: Okezone Economy

Sekadar informasi, kopi arabika yang berasal dari Pulau Dewata ini memiliki rasa dan aroma yang segar dan citrusy dengan sedikit sentuhan coklat, karamel atau gula merah. Kopi Kintamani juga tidak memiliki rasa atau aroma atau rempah pedas yang khas dari jenis kopi lain di Indonesia.

Hal ini berkat proses penanamannya yang unik. Sedangkan bodinya cenderung sedang dan tidak terlalu pahit dengan rasa asam seperti jeruk. Hal inilah yang membuat kopi Kintamani digemari. Selain itu, kopi yang menjadi komoditas ekspor juga memiliki kadar kafein yang tidak terlalu tinggi.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *