Apa yang baru dari digitalisasi perizinan acara? Sandiaga mengungkap kabar terkini: Okezone Travel

Uncategorized25 Dilihat

MENTERI Pariwisata dan ekonomi kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno memfasilitasi perkembangan terkini mengenai digitalisasi perizinan acara di Indonesia.

Hingga saat ini, kata Sandi, sedang dalam proses finalisasi digitalisasi perizinan hal ihwal ini masih bergulir.

Pihaknya menunggu konfirmasi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait mekanisme pembagian PNBP (penerimaan negara bukan pajak) untuk biaya pengamanan acara oleh Polri.

“SuperApp Presisi Polri sedang dalam proses integrasi dengan Sistem Informasi Penerimaan Negara Bukan Pajak Online (SIMPONI) Kementerian Keuangan agar proses pembayaran lebih cepat di OSS (Online Single Submission),” kata Sandi. di dalam Review mingguan bersama Sandi Uno di gedung Sapta Pesona Jakarta.

(Foto: Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif)

Selain itu, lanjut Sandi, Kemenparekraf juga menambah perizinan event musik internasional pada KBLI 90030 (Klasifikasi Baku Kawasan Usaha Indonesia) terkait kegiatan impresario bidang seni dan festival seni.

“Jadi promotor internasional bisa menggunakan KBLI dan kita migrasi ke digitalisasi dan mudah-mudahan OSS migrasi ke versi 2.0,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga membahas tata cara merancang mekanisme pembayaran royalti musik. Saat ini, kata dia, mekanisme pembayaran royalti musik dalam acara terus digarap bersama Lembaga Manajemen Kolektif Nasional dan Ikatan Komponis Seluruh Indonesia (AKSI).

Nanti pembayarannya juga tersedia di OSS, kata Sandi.


Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

Selain itu, Direktorat Industri Musik, Seni, Pertunjukan, dan Penerbitan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Baparekraf kini sedang menyusun naskah akademis mengenai mekanisme pembayaran royalti musik.

Baca Juga  Kiprah Mahapatih Majapahit, Gajah Mada Memulai Karir dari Bawah: National Okezone

Direktorat Standardisasi Kompetensi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga sedang dalam tahap akhir peninjauan mekanisme, dimulai dengan penyusunan standar berdasarkan perkembangan kondisi saat ini.

Festival Java Jazz

(Foto: Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif)

“Kemudian pihak industri atau asosiasi akan membentuk LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) yang akan melaksanakan sertifikasi berdasarkan standar yang telah disusun bersama. Standar yang disusun Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk sementara dapat dijadikan pedoman dalam penyiapan sumber daya manusia sebagai promotor serta penyiapan LSP untuk melaksanakan sertifikasi,” tutupnya.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *