4 Fakta Pengganti Firli Bahuri oleh Jokowi: National Okezone

Uncategorized134 Dilihat

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) berbicara tentang Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru setelah Firli Bahuri resmi diberhentikan.

Jokowi menegaskan, hal itu sedang berproses. Berikut beberapa faktanya:




1. Penggantian Firli masih berlangsung

Presiden Jokowi resmi mencopot Firli Bahuri dari jabatan Ketua Komite Pemberantasan Korupsi. Pemberhentian tersebut terjadi berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 129/P Tahun 2023 per 28 Desember 2023.

“Saya tanda tangan (keputusan presiden). Semuanya masih berproses, kata Jokowi usai Rapat Konsolidasi Nasional 2023 dalam rangka persiapan Pemilu 2024 di Istora Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Sabtu (30/12/2023).

2. Keputusan Presiden diterbitkan berdasarkan rapat Dewas KPK

Keputusan Presiden yang dikeluarkan Jokowi terkait pembebasan Firli Bahuri didasarkan pada hasil sidang Dewan Pengawas (Dewas) KPK terkait putusan dugaan pelanggaran yang dilakukan Ketua KPK (nonaktif) Firli Bahuri pada Rabu (27/12). Dalam putusannya, Dewas KPK merangkum tiga pelanggaran etik yang dilakukan Firli.

Pertama, Firli diduga memiliki hubungan baik langsung maupun tidak langsung dengan pihak lain yang sedang berperkara di KPK. Kedua, Firli tidak mengumumkan pertemuan tersebut kepada pimpinan KPK lainnya.

Ketiga, Firli dinilai tidak jujur ​​saat melaporkan harta kekayaannya di formulir Laporan Harta Kekayaan Negara (LHKPN).

Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

3. Berikut hasil rapat Dewan Komisi Pemberantasan Korupsi

Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi nonaktif Firli Bahuri terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar kode etik dan berperilaku tidak senonoh sebagai Ketua KPK. -komisi korupsi. Komisi.

Baca Juga  Berbagai Sudut Pandang tentang Remainers Dalam Video Tiktok

Selain terbukti berkomunikasi langsung dan tidak langsung dengan Syahrul Yasin Limpo, Firli Bahuri juga terbukti gagal melaporkan harta kekayaannya ke Lembaga Pengelola Kekayaan Negara (LHKPN).

4. Kegagalan melaporkan pembelian aset

Anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris mengatakan, pada tahun 2020, 2021, dan 2022 Firli tidak melaporkan pembelian aset atas nama istrinya Ardina Safitri. Harta benda Firli adalah:

A. Apartemen Essence Dharmawangsa Unit ET2-2503 pada bulan April 2020.

B. Tanah terletak di Desa Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, seluas 306 meter persegi berdasarkan perjanjian jual beli nomor: 437/2021 tanggal 20/6/2021.

C. Sebidang tanah di Desa Cikaret, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi seluas 2.727 meter persegi melalui kontrak penjualan nomor: 359/2021 tanggal 1 Desember 2021.

D. Sebidang tanah di Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, seluas 2.052 meter persegi berdasarkan Perjanjian Jual Beli No: 192/2022 tanggal 17 Oktober 2022.

e. Tanah dengan nomor akta hak milik: 2198 di Sukabangun-Palembang seluas 520 meter persegi pada tahun 2021.

F. Tanah dengan nomor akta hak milik: 2186 di Sukabangun-Palembang seluas 1477 meter persegi pada tahun 2021.

Tn. Tanah dengan akta hak milik nomor: 2366 di Desa Sinduharjo-Sleman seluas 532 meter persegi berdasarkan perjanjian jual beli nomor: 03/2022 tanggal 24/02/2022.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *