Megawati Usul Bubarkan KPK, Pengamat: Hanya Kepentingan Politik

Berita, Teknologi353 Dilihat

Jakarta: Usulan Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri untuk membubarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai kontradiktif dengan fakta yang ada. Usulan itu juga dianggap sebatas kepentingan politik. 
 
“Pandangan Ibu Mega itu kontradiktif, kalau kemudian aparat penegak hukum seperti KPK dianggap tidak efektif sampai harus dibubarkan, maka tentu kejaksaan dan kepolisian jauh lebih tidak efektif,” kata Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas Feri Amsari kepada Media Indonesia, Rabu, 23 Agustus 2023.
 
Ia menilai kepolisian dan kejaksaan memiliki kantor di seluruh provinsi Indonesia. Tetapi, tidak bisa memberikan angka signifikan dalam upaya pemberantasan korupsi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Masa (kejaksaan dan kepolisian) harus dibubarkan,” ungkapnya.
 
Feri menyebut pemerintah dan DPR turut andil atas kondisi KPK saat ini. Sebab, pimpinan KPK yang terpilih nyatanya bermasalah secara etik.
 
“Jadi parlemennya mayoritas anggota fraksi dari partai Bu Mega. Jadi yang menyebabkan KPK tidak efektif adalah partainya sendiri dan Bu Mega,” cetusnya.
 

Feri menuturkan DPR seharusnya yang lebih dulu dibubarkan bila memang alasan efektivitas. Sebab, pembahasan program legislasi nasional (Prolegnas) tak pernah sampai target.
 
“Apalagi parpol-parpol tidak efektif dalam alam demokrasi Indonesia, masa parpol-parpol perlu dibubarkan juga,” ungkapnya.
 
Intinya, kata Feri, pernyataan Megawati hanya sekadar logika untuk menyampaikan target sesungguhnya dari upaya pelemahan KPK selama ini. Target dimaksud yakni membubarkan KPK.
 
“Ini target kepentingan politik itu sendiri dalam upaya pelemahan KPK. Jadi menurut saya sudahlah silakan kampanye pembubaran KPK, mudah-mudahan pemilih di 2024 enggak pilih lagi orang-orang yang berniat memperlemah dan mematikan KPK,” ungkapnya.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

(AGA)

Quoted From Many Source

Baca Juga  Duit Haram Korupsi Tukin ESDM Ditampung di Rekening Pribadi Tersangka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *