Kemenkop Antusias Libatkan Pihak Swasta Dorong Digitalisasi UMKM

Berita, Teknologi441 Dilihat

Jakarta: Pihak swasta dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) kembali mempertegas komitmennya dalam mendukung pemerintah mencapai target digitalisasi 30 juta pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
 

Kepala Bidang Pengembangan Informasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM RI M. Fatihi mengatakan pemerintah Indonesia melibatkan pihak swasta dalam mencapai digitalisasi 30 juta pelaku UMKM pada 2024.
 
“Oleh karena itu, kami mengapresiasi kolaborasi antara Danone Indonesia dan SIRCLO untuk mendukung transformasi digital pelaku UMKM di Indonesia,” tegas dia dalam keterangan tertulis, Rabu, 16 Agustus 2023.
 
Direktur Sustainable Development Danone Indonesia Karyanto Wibowo berharap kolaborasi ini dapat berjalan dengan konsisten dan berkesinambungan guna menjaga momentum pertumbuhan UMKM Nasional.
 
“Selanjutnya, kolaborasi ini juga diharapkan dapat memacu para pelaku industri lainnya untuk turut serta membantu mengembangkan para pelaku UMKM di Indonesia. Kami sangat percaya UMKM merupakan penggerak ekonomi nasional. Data Kemenkop UKM menunjukkan UMKM di Indonesia berkontribusi sekitar 61 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional. Sektor ini juga berhasil menyerap hingga 97 persen dari total angkatan kerja,” jelas dia.

Pengembangan kapasitas UMKM

Danone Indonesia bekerja sama dengan Kampus Umar Usman menyelenggarakan program Damping UMKM, sebuah program kerja sama yang berfokus pada pengembangan kapasitas pelaku UMKM di Indonesia. Inisiatif ini sejalan dengan Danone Impact Journey, dimana pengembangan Sumber Daya Manusia menjadi salah satu pilar strategi keberlanjutan perusahaan.

Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk meningkatkan laju pertumbuhan UMKM Nasional serta mendukung target Pemerintah Indonesia dalam mencapai digitalisasi 30 juta pelaku UMKM pada 2024, Danone Indonesia juga memperluas kerja sama dengan perusahaan teknologi asal Indonesia yang bergerak di bidang solusi e-commerce, SIRCLO.

Pemasaran lewat e-commerce

Melalui kolaborasi ini, para pelaku UMKM binaan ‘Damping’ dapat memasarkan produknya melalui platform e-commerce SIRCLO yang telah mendukung digitalisasi dari satu juta pelaku UMKM. Dengan demikian, kolaborasi ini diharapkan dapat membantu menyediakan akses pasar yang lebih luas bagi para pelaku UMKM khususnya 6.000 UMKM binaan Damping.
 

Berdasarkan data Google, Temasek & Bain, valuasi ekonomi digital Indonesia bertumbuh 49 persen di 2021 menjadi USD70 miliar, dan diprediksi akan meningkat kembali menjadi USD146 miliar di 2025.
 
CEO Entrepreneur Solutions SIRCLO  Ferry Tenka melihat ada perubahan pola perilaku berbelanja masyarakat yang begitu dinamis dari tahun ke tahun. Sejak pandemi, transaksi pembelian melalui platform penjualan online meningkat. Digitalisasi memungkinkan kemudahan akses serta jangkauan pasar yang lebih luas bagi para pelaku UMKM.
 
“Selaras dengan tujuan utama kami dalam mendukung UMKM onboarding digital, SIRCLO menyambut baik kerja sama yang terjalin dengan Danone Indonesia untuk program Damping. Bersama-sama, kami harap dapat membuka peluang yang lebih luas bagi UMKM nasional melalui kemudahan operasional bisnis serta ekosistem saluran penjualan yang kami miliki.” tegas dia.
 
Pertama kali dijalankan pada 2020, Damping diinisiasi oleh Danone Indonesia dengan menggandeng Kampus Bisnis Umar Usman untuk memberikan pendampingan kepada UMKM nasional guna membangun kekuatan akses pasar dan promosi produk melalui digitalisasi.
 
Di pengujung 2022, program Damping telah melibatkan hingga lebih dari 5.000 UMKM melalui 224 sesi dan delapan batch. Pada 2023, program Damping akan memperluas jangkauan peserta hingga hingga lebih dari 5.000 UMKM.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

(SAW)

Quoted From Many Source

Baca Juga  Sandiaga Akan Bahas Wacana Duet Anies-Ganjar ke PKS dan AHY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *