Wanita Pimpin FPBI Tuban
13 - May - 2012 | by: admin
Sosialnews.com, Tuban – Wanita Pimpin FPBI Tuban, bertempat di Mangrove Center Jenu Tuban, proses pembentukan Forum Peduli Bencana Indonesia (FPBI)Kabupaten Tuban berlangsung, Dian Ninety Wandira terpilih sebagai ketua. Rapat pembentukan pada hari Minggu tanggal 13 Mei 2012
Rapat dimulai dari pukul 14.30 sampai 18.00 wib yang dipimpin Pengurus Daerah Jawa Timur, dihadiri puluhan relawan bencana dari berbagai unsur tersebut, terpilih secara aklamasi Ketua FPBI Tuban Dian Ninety Wandira (23 th) dari unsur Mapala Mahipal Unirow Tuban, Sekretraris Sujito dan bedahara Pran Supriyadi.
Sekjen FPBI Jawa Timur Mahbub dalam sambutanya mengatakan, “FPBI Pusat terbentuk sejak 2007 bersamaan dengan berdirinya Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, FPBI sudah terbentuk semua, terkhir di Kabupaten Tuban ini,“ ujarnya.
Sedangkan Ketua FPBI Jatim Ro’is mengatakan, ”Keanggotaan FPBI Tuban akan kami lantik bulan Juni mendatang, sambil menata keanggotaan dan administrasi, besar harapa kita dapat memberikan rasa aman dan dapat menanggulangi potensi bencana yang terjadi di Tuban“
“Saya akan laksanakan tanggung jawab sosial ini bersama seluruh jajaran pengurus dan anggota dengan sepenuh hati,“ ujar wanita asal Wotsogo Jatirogo, didesak wartawan sosialnews tentang bencana yang kemungkinan ditimbulkan oleh industri,“ pada aspek sosial akan kami tangani secara sungguh-sungguh karena berkaitan erat dengan hajat hidup manusia, sementara permasalahan yang lain itu tanggung jawab pelaku usaha dan pemerintah,“ papar wanita berambut cepak tersebut.
Pada jajaran Penasehat FPBI Kabupaten Tuban terpilih dua tokoh yang tak asing lagi, berkiprah di dunia sosial maupun lingkungan yaitu H. Ali Mansur pemilik Mangrove Center dan Edy Toyibi aktivis lingkungan.
“Memberikan bantuan pada masyarakat yang mengalami musibah adalah ibadah yang tidak pernah putus” pesan H. Ali Mansur pada jajaran pengurus FPBI Tuban.
Namun dalam paparan umum Edy Toyibi mengatakan, “Kabupaten Tuban merupakan daerah rawan potensi bencana baik oleh alam maupun dikarenakan dampak negative industrialisasi yang sedang marak, maka membangun diri akan sosial respeck dapat menambah akselerasi anak negeri ini peduli pada sesame,” ujar pria yang masih membujang tersebut. “Kabupaten Tuban juga masih pincang dalam memenuhi instrument birokrasi kebencanaan, malah terkesan lamban, salah satu contohnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang tidak kunjung terbentuk, sementara kabupaten sekitarnya sudah terbentuk beberapa tahun lalu,“ paparnya di depan peserta rapat. *(at)
Beranda | RSS 2.0 | Kategori: PSKS | Tags: Orsos Trackback | 1 Comment
Kategori PSKS
- Pemkab Langkat dan Baznas Bangun Panti Asuhan Bait Dhuafa
- Mug Beras dan Geser dari Blogger Untuk Pengungsi Rokatenda
- Lima Kabupaten/Kota Ini Jadi Contoh Daerah Sejahtera
- Daftar Nama-nama Calon Pendamping PKH Tuban Hasil Seleksi Administrasi
- Orang Terkaya Ketiga India Sumbang Miliaran Dolar untuk Badan Amal Pendidikan
- Rakor Karang Taruna dengan PT Semen Indonesia
- Milyarder Afsel akan Sumbangkan Separuh Kekayaan untuk Amal
- Memprihatinkan, Pelajar Latihan SAR Pakai Pohon Pisang
- PT. Semen Indonesia Bantu Korban Banjir di Tuban
- Apel Siaga TAGANA dan TKSK Jawa Timur Bertabur Tali Asih
Statistik
Archives




Facebook
Google +
Twitter
semoga saudari dian menjadi pemimpin yang bijaksana amin… semangat bisa melewati semua yang tuhan takdirkan