Kambing Bantuan Gemerlap Lamongan Berkembang Baik
7 - Aug - 2012 | by: admin
LAMONGAN, sosialnews.com – Tiga desa di Kecamatan Sambeng melalui Program Gemerlap atau Gerakan Membangun Ekonomi Rakyat Lamongan Berbasis Pedesaan, menerima bantuan hibah 726 ekor kambing. Tahun ini, bantuan tersebut berkembang menjadi 856 ekor. Selain bantuan kambing itu, Sambeng juga menerima bantuan 50 paket ternak lele dengan media terpal melalui program yang sama.
Data tersebut kemarin diungkapkan Camat Sambeng Purwoko saat menerima kunjungan silaturrahmi Bupati Lamongan dengan masyarakat Sambeng di Masjid Al Ma’ruf Desa Pataan. Program ternak lele itu juga menurutnya cukup bermanfaat, memberi penghasilan tambahan pada masyarakat Sambeng. Setiap kolam, urai dia, bisa panen hingga 75 kilogram. Dengan harga jual ikan lele yang berkisar Rp 8.500 perkilogram, dalam sekali panen di seluruh paket bantuan bisa mencapai nilai Rp 31 juta.
Wilayah selatan Lamongan memang ditetapkan sebagai kawasan agropolitan dengan Sambeng sebagai cluster utama bidang peternakan. Dari total 111.504 ekor populasi ternak sapi potong di Lamongan, sebagian besar berada di Sambeng, yakni sebanyak 11.993 ekor. Sementara ternak kambing di Sambeng mencapai 3.507 ekor. Di seluruh Lamongan, populasi ternak kambing mencapai 85.093 ekor.
Purwoko juga menyebutkan, tahun ini Kecamatan Sambeng memperoleh dana pembangunan untuk berbagai kegiatan yang besarnya mencapai Rp 7,3 miliar. Sementara pajak bumi dan bangunan (PBB) Kecamatan Sambeng yang sudah lunas Mei lalu sebesar Rp 497 juta.
Fadeli di kesempatan itu kembali menegaskan fokus pembangunan Lamongan tahun ini adalah bidang infrastruktur. Seperti halnya peningkatan jalan ruas Pataan-Wonorejo-Sekidang/Sambeng yang selama 20 tahun terakhir ini belum tersentuh. Begitu juga tahun ini akan segera dimulai perbaikan ruas jalan Mantup-Sambeng-Ngimbang.
Sedangkan di bidang pertanian, realisasi produksi padi Lamongan hingga bulan ini sudah mencapai 86 persen atau 744 ribu ton gabah kering giling (GKG). Realisasi produksi ini sudah melampaui produksi tahun lalu sebesar 678 ribu ton GKG yang yang turun akibat serangan wereng.
“Pertanian akan terus didorong sehingga bisa memberi kesejahteraan bagi petani dan menarik bagi generasi sekarang. Terutama dengan penggunaan teknologi pertanian, “ pungkas dia. (Muhammad Bashoir – Lamongan)
Beranda | RSS 2.0 | Kategori: PSKS,Sosial | Tags: Pemberdayaan Trackback | 0 Comments
Kategori PSKS
- Pemkab Langkat dan Baznas Bangun Panti Asuhan Bait Dhuafa
- Mug Beras dan Geser dari Blogger Untuk Pengungsi Rokatenda
- Lima Kabupaten/Kota Ini Jadi Contoh Daerah Sejahtera
- Daftar Nama-nama Calon Pendamping PKH Tuban Hasil Seleksi Administrasi
- Orang Terkaya Ketiga India Sumbang Miliaran Dolar untuk Badan Amal Pendidikan
- Rakor Karang Taruna dengan PT Semen Indonesia
- Milyarder Afsel akan Sumbangkan Separuh Kekayaan untuk Amal
- Memprihatinkan, Pelajar Latihan SAR Pakai Pohon Pisang
- PT. Semen Indonesia Bantu Korban Banjir di Tuban
- Apel Siaga TAGANA dan TKSK Jawa Timur Bertabur Tali Asih
Kategori Sosial
- Siswi Kelas 1 SMK PGRI Kota Pasuruan Dihajar Geng Cewek
- PTFI: Hari Ini Adalah Hari yang Penuh Duka Cita
- Pemerkosaan Keji di Tasik, Indonesia Darurat Kejahatan Seksual?
- Penyerbuan Lapas Sleman : Tersangka Pelaku Bertambah Satu
- 91 Orang Dikhawatirkan Tewas Setelah Tornado Hantam Oklahoma
- Perkembangan Terbaru Terkait Insiden di Big Gossan
- Penutupan “KM 17” Diminta Dibatalkan
- Geger Razia di Tengah Kota, Antisipasi WTS Km 17 “Turun Gunung”
- SAR Evakuasi Pengungsi Rohingya yang Tenggelam di Perairan
- Anggota Geng Motor, Siswi SMP Ditangkap
Statistik
Archives




Facebook
Google +
Twitter