Lokalisasi Wonorejo (Gandul) Resmi Ditutup Pemkab Tuban

15 - Jan - 2013 14:05 WIB | by: admin (132 klik)
Penutupan lokalisasi Wonorejo (Gandul) ditandai dengan pemulangan 123 WTS ke daerah masing-masing.
Penutupan lokalisasi Wonorejo (Gandul) ditandai dengan pemulangan 123 WTS ke daerah masing-masing.

TUBAN, sosialnews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, jadi menutup kompleks Lokalisasi Wonorejo di Desa Gesing, Kecamatan Semanding, atau yang lebih di kenal sebagai Lokalisasi “Gandul”, Selasa (15/01). Dari penutupan ini sejumlah 123 pekerja seks komersial (PSK) dipulangkan ke daerah masing-masing.

Penutupan kompleks ini, langsung dipimpin wakil Bupati Tuban, Ir. Noor Nahar Hussein. Dengan tujuan untuk meneruskan perintah Gubernur Jawa Timur, tertanggal 20 Oktober 2011, No.460 tentang Penanganan Lokalisasi Wanita Tuna Susila (WTS) di Jawa Timur,yang di terima Dinas Sosial, “Sejak sekarang, lokalisasi ini resmi ditutup,” ungkapnya dalam sambutan seremonial dihadapan para PSK.

Selain itu juga mengacu pada surat Gubernur tanggal 10/2003 dengan nomor surat 005/485/031/2013, tentang persiapan pemulangan WTS, serta program pemerintah provinsi yang bersih dari Prostitusi. “Ini dilakukan agar kota Tuban benar-benar bisa menjadi bumi wali,” lanjut Noor Nahar.

Pemulangan PSK ini, dibarengi dengan pemberian bantuan dari Pemprov. Jatim senilai Rp 3 juta setiap PSK, dengan tujuan untuk bekal modal usaha bagi para PSK sesampainya di rumah.

Eksekusi pemulangan PSK yang didominasi para pendatang dari luar daerah Tuban, dijaga ketat oleh petugas gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP Pemkab Tuban, guna untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama proses pemulangan. (ayik)


Beranda | RSS 2.0 | Kategori: Peristiwa | Tags: , , Trackback | 0 Comments

Isi Komentar

*
 


©Copyleft 2011 - 2014 by sosialnews.com
Custom & Design: paradesain.net