788 Ruang Kelas SD di Semarang Kondisinya Rusak
9 - May - 2012 | by: admin
Sosialnews.com, Semarang – Sejumlah persoalan pendidikan masih menyelimuti Kabupaten Semarang. Salah satunya adalah mengenai kondisi ruang kelas. Pada tahun 2012 ini, tercatat 272 ruang kelas di 74 sekolah dasar yang tersebar di 19 Kecamatan mengalami rusak berat.
Kepala Bidang Sekolah Dasar, Kabupaten Semarang, Dra Astuty MPd, mengatakan Pemkab Semarang telah mengalokasikan Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp 14,554 miliar yang berasal dari Pemerintah Pusat untuk merehabilitasi ruang kelas tersebut. Rencananya pelaksanaan pembangunan paling cepat dilakukan pertengahan bulan Juni mendatang.
“Saat ini desain teknis terinci (detail engineering design) telah selesai dibuat dan akan memasuki tahap lelang. Diperkirakan pengerjaan sudah bisa dimulai pada bulan Juni nanti,” kata Astuty.
Lebih lanjut Astuty menambahkan, berdasarkan pendataan tercatat setidaknya ada 788 ruang kelas SD yang mengalami rusak berat diseluruh wilayah Kabupaten Semarang. Perbaikan bangunan kelas itu direncanakan memanfaatkan dana yang berasal dari berbagai sumber, seperti DAK dan block grant dari pemerintah pusat dan DID. Khusus untuk pemanfaatan dana DID pada tahun 2012 ini, akan digunakan untuk merehab 125 lokal kelas yang rusak sedang dan 147 kelas rusak berat.
“Sesuai peraturan, besarnya biaya rehab kategori sedang sebesar Rp 30 juta dan rehab kategori berat ditentukan Rp 73,5 juta. Dinas Pendidikan akan mengawasi pekerjaan para kontraktor agar hasilnya baik,” jelasnya.
Ditempat terpisah Kepala SDN Polosiri I Sri Rahayuningsih menjelaskan empat ruang kelas di sekolah yang dipimpinnya memang sudah rusak cukup parah. Selain atap plafonnya yang nyaris ambrol dan terlalu rendah, emperan depan kelas yang berubin juga sudah retak-retak.
“Bangunan ini sudah berusia lebih dari sepuluh tahun dan kondisinya memang cukup memprihatinkan. Rehab ruang kelas ini memang sangat diperlukan agar anak-anak nyaman saat belajar,” jelasnya. (Joe)
Beranda | RSS 2.0 | Kategori: Pendidikan | Tags: Sarana Trackback | 0 Comments
Kategori Pendidikan
- Peraih Nilai UN 2013 Terbaik Kedua, Aditya Takut Kerjakan Soal Bahasa
- 8.250 Siswa SMA Tidak Lulus UN
- Tingkat Kelulusan UN SMA Tahun 2013 Menurun
- Mengapa Kebutuhan Ilmu Melebihi Butuhnya Makan dan Minum?
- Kisruh UN : Petinggi Kemendikbud Mengundurkan Diri
- PC GP Ansor Tuban Adakan seleksi Try Out SBMPTN
- BPK Audit Menyeluruh Pelaksanaan UN 2013
- Marzuki: UN Tahun ini, Terburuk
- Murid Keturunan Asia di AS Unggul dalam Matematika, Sains
- 13 Universitas AS Tampilkan Inovasi untuk Bantu Negara Berkembang
Statistik
Archives




Facebook
Google +
Twitter